little mons†er

Showing posts with label Educated. Show all posts
Showing posts with label Educated. Show all posts

July 18, 2009

Teror yang Bikin Tekor


LAGI, teror kembali membuat negeri terpukul. Kebangkitan di semua bidang yang dirintis begitu susah-payah, seolah-olah luluh oleh teror bom.

Aksi teror bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton sungguh sebuah aib besar yang seolah menghancurkan banyak hal. Melemaskan sendi-sendi kehidupan, termasuk sepak bola. Apalagi, teror itu dilakukan di saat Indonesia akan membanggakan diri menghadirkan Manchester United tampil di Jakarta melawan Indonesia All Stars.

Sebuah event yang bakal membangun citra positif Indonesia, terutama di bidang sepak bola. Pertandingan yang tentu saja bakal memberi inspirasi banyak anak bangsa untuk berprestasi di sepak bola. Tapi, partai yang ditunggu sekian lama dan menghabiskan dana miliaran rupiah itu, batal empat hari sebelum terlaksana. Gara-garanya teror bom di hotel yang akan ditempati pasukan Setan Merah.

Apa pun alasannya, teror bom itu pantas dikutuk. Sebab, faktanya teror selalu membuat tekor di berbagai bidang. Meninggalkan trauma, juga menimbulkan duka dan merusak citra.

sunting : vonezyo yudha :)

July 16, 2009

Korban Meninggal akibat Flu Bisa Mencapai 6.000 Orang



Menteri Kesehatan Australia Nicola Roxon memperkirakan, lebih dari 6.000 warganya mungkin meninggal akibat flu babi (swine flu), jika skenario terburuk terjadi selama musim dingin yang berlangsung di belahan bumi selatan ini.

Akan tetapi, kata Roxon, Kamis (16/7), skenario terburuk itu hanya terjadi jika tidak ada langkah-langkah antisipatif yang dilakukan untuk memerangi virus A-H1N1 itu. "Australia sudah memesan 21 juta dus vaksin yang akan mulai digunakan bulan Oktober," kata Roxon kepada Radio ABC.

Menurut data di Departemen Kesehatan Australia, setiap musim flu di Australia terdapat 2.000-3.000 kematian akibat flu.

Masih menurut data di Depkes Australia, negeri kanguru itu memang tercatat sebagai negara di kawasan Asia Pasifik dengan jumlah kasus flu babi paling tinggi. Data yang ada menyebutkan, 24 orang meninggal dari 11.194 kasus yang dikonfirmasi.

Di hari Kamis ini, Selandia Baru, negara terdekat Australia, mencatat kematian korban ke-10 akibat flu babi. Kementerian Kesehatan Selandia Baru menyatakan, jumlah kasus flu babi yang telah dikonfrimasi di negeri itu mencapai 2.107 kasus, 113 kasus di antaranya dirawat di rumah sakit. Dari jumlah itu, 23 kasus di antaranya harus dirawat di unit intensif.

kutipp : vonezyo

May 29, 2009

RSBI Harus Subsidi Silang Siswa Miskin !





Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan meninjau kembali penerapan RSBI di sekolah-sekolah sebab jenjang pendidikan dasar seharusnya dapat dijangkau oleh semua golongan masyarakat.

Asisten Pemerintah Pemkab Banyumas Iskandar Arifin mengatakan, pihaknya akan meninjau kembali penerapan RSBI di sekolah-sekolah. Hal itu disebabkan karena jenjang pendidikan dasar seharusnya dapat dijangkau oleh semua golongan masyarakat.

"Penerapan RSBI di sekolah-sekolah itu jangan sampai mengenyampingkan siswa miskin. Mereka tetap memiliki hak yang sama," katanya, Jumat (29/5).

Sementara itu, anggota Forum Interaksi Guru Banyumas Trijoko Hermanto mengatakan, siswa miskin harus tetap diakomodasi di setiap sekolah yang menerapkan RSBI. Salah satu caranya dengan subsidi silang.

Namun, terkait kebutuhan setiap sekolah yang dipenuhi lewat sumbangan maupun biaya operasional bulanan, Trijoko mengakui memang harus diformulasikan secara matang. Hal itu bisa dimulai dari perumusan kebutuhan pendidikan per anak di masing-masing sekolah. Sebabnya, kebutuhan pendidikan di masing-masing sekolah pun cukup beragam.

Beasiswa S-2 dan S-3 ke Perancis dibuka kembali , ayo join !

Pendaftaran Bourses du Gouvernement Francais (BGF) atau Beasiswa dari Pemerintahan Perancis tahun 2010 untuk jenjang S-2 dan S-3 siap dibuka kembali pada November 2009 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Asisten Campus France Indonesia, Anton Hilman, di Jakarta, Kamis (28/5). Anton mengatakan, beasiswa BGF diberikan kepada pejabat pemerintah, dosen, serta mahasiswa, khususnya kepada mereka yang terlibat dalam program kerja sama antara negara Perancis dan Indonesia.

"Sebelum diberangkatkan ke Perancis mereka akan mendapat pelatihan Bahasa Perancis di Jakarta selama setahun," kata Anton. Anton menambahkan, Pemerintah Perancis, melalui kedutaan besarnya di Jakarta, telah memberikan beasiswa untuk warga negara Indonesia selama lebih dari 28 tahun.

Hilman menuturkan, persyaratan utama memperoleh beasiswa itu di antaranya adalah keterampilan komunikasi yang baik dalam bahasa Inggris, baik itu lisan maupun tulisan (IELTS 6.5), Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,0 untuk jurusan eksakta, serta 3,5 untuk non-eksakta.

Selain itu, tambah Anton, hal lain yang tidak kalah penting dari semua persyaratan adalah orientasi studi saat berada di Perancis. Dia mengatakan, prioritas beasiswa akan diberikan kepada mereka yang menekuni bidang studi seperti rekayasa (manajemen air, agronomi, teknik sipil, teknologi informasi), ilmu pengetahuan (bioteknologi, komunikasi, lingkungan hidup, risiko bencana dan manajemen, energi), administrasi, ekonomi, hukum, dan ilmu politik.

Informasi lainnya, kata dia, cakupan beasiswa tersebut meliputi biaya pendidikan dan ongkos hidup selama setahun mengikuti kursus intensif bahasa Perancis, tunjangan hidup bulanan, satu tiket pulang ke Tanah Air, dan asuransi.

Anda yang tertarik, informasi selanjutnya bisa dilihat di situs mereka, http://www.indonesia.campusfrance.org/.